Kamis, 20 Mei 2010

Mendisable Klik Kanan pada Blog

Pasti ga mao kan Blog Kalian d copas ma orang Laen... klo mreka menuliskan sumber itu gpp,, pi klo ga??? kan kalian yang rugii...
Neh Cara Untuk Mendisable Klik Kanan
Caranya:
1. Login ke akun blog Anda.

2. Masuk 'Layout atau Tata letak'---> 'Tambah gadget'

3. Pilih 'HTML/java script'

4. Masukkan kode berikut ini:

<script language="JavaScript">
<!--

//Disable right mouse click Script
//By Maximus (maximus@nsimail.com) w/ mods by DynamicDrive
//For full source code, visit http://www.dynamicdrive.com

var message="Kalau mau copas ijin dulu";

///////////////////////////////////
function clickIE4(){
if (event.button==2){
alert(message);
return false;
}
}

function clickNS4(e){
if (document.layers||document.getElementById&amp;&amp;!document.all){
if (e.which==2||e.which==3){
alert(message);
return false;
}
}
}

if (document.layers){
document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);
document.onmousedown=clickNS4;
}
else if (document.all&amp;&amp;!document.getElementById){
document.onmousedown=clickIE4;
}

document.oncontextmenu=new Function("alert(message);return false")

// -->
</script>
<script language="JavaScript">
<!--

//Disable right mouse click Script
//By Maximus (maximus@nsimail.com) w/ mods by DynamicDrive
//For full source code, visit http://www.dynamicdrive.com

var message="Kalau mau copas ijin dulu";

///////////////////////////////////
function clickIE4(){
if (event.button==2){
alert(message);
return false;
}
}

function clickNS4(e){
if (document.layers||document.getElementById&&!document.all){
if (e.which==2||e.which==3){
alert(message);
return false;
}
}
}

if (document.layers){
document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);
document.onmousedown=clickNS4;
}
else if (document.all&&!document.getElementById){
document.onmousedown=clickIE4;
}

document.oncontextmenu=new Function("alert(message);return false")

// -->
</script>



Kata2 yang berwarna merah,, itu bisa diganti terserah kalian...

Read More..

MENGATASI TROUBLESHOOTING KELISTRIKAN

JENIS GANGGUAN LISTRIK


Energi listrik yang kita gunakan sehari-hari pada dasarnya dihasilkan oleh proses yang bersumber dari 2 hal, yaitu dari sumber daya listrik tak terbabaharukan dan dari sumber listrik terbaharukan. Sehingga untuk mengantisipasi akibat gangguan dari sumber energi listrik, sebaiknya diperlukan suatu alat UPS, alat ini berguna untuk memperbaiki dan meminimalisir gangguan listrik yang terjadi, sehingga listrik yang akan disupply ke beban misal ke komputer kualitasnya menjadi lebih stabil dan handal dibandingkan jika langsung dari sumber listrik (PLN) dan juga memberikan listrik cadangan jika sumber listrik utama (PLN) mati. Adapun gangguan yang sering terjadi pada listrik diantaranya:


1. Power Failure / outages

Power Failure atau outages sumber listrik utama mati kalau di Indonesia boleh dikatakan mati lampu/ PLN mati . Penyebabnya mungkin karena korselting atau hubung singkat, sumber listrik kelebihan beban, peralatan listrik ada yang rusak sehingga breaker /MCB PLN turun. Bisa juga karena adanya bencana alaml. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada hardware computer atau peralatan elektroniknya , kehilangan data, system computer menjadi crash.

2. Power SAG

Yaitu tegangan listrik turun dalam waktu sesaat sampai dengan dibawah 80-85% dari tegangan normal. Yah kalau di Indonesia tegangan normalnya 220 Vac. Penyebabnya adanya startup beban (peralatan listrik / elektronik) yang cukup besar (Kita pasti pernah mengalami pada saat kita menyalakan televisi atau monitor komputer atatu ac terkadang bohlam di rumah kita redup sesaat kemudian normal kembali, nah itu yang dinamakan sag alias tegangan turun sesaat), adanya peralatan yang rusak, kapasitas listrik kita misal di rumah lebih kecil dari yang dibutuhkan/demand. Gangguan seperti ini dapat mengakibatkan kerusakan pada pada komputer dan mungkin system komputer kita bisa crash. Anda bisa bayangkan kalau kita sedang memakai komputer terjadi hal seperti ini, komputer kita kalau tidak restart ya…. Hang.


3. Power Surge / Spike

Yaitu tegangan listrik naik dalam waktu sesaat sampai dengan di atas 110% dari tegangan normal. Yah kalau di Indonesia tegangan normalnya 220 Vac .. Sedangkan spike merupakan kejadian dimana tegangan listrik naik begitu cepat dalam sesaat sehingga dapat mencapai 5KV-60 KV. Penyebabnya biasanya pada saat kita mematikan beban yang berat atau bisa juga jaringan listrik terkena petir. Gangguan ini dapat menyebabkan kerusakan pada hardware.


4. Undervoltage

Dikenal juga dengan istilah BrownOut terjadi saat tegangan listrik turun / berkurang dalam waktu beberapa lama bisa hitungan menit, sampai hitungan hari . Penyebabnya beban listrik yang berlebihan sehingga pasokan listrik berkurangi atau adanya beban pada saat baban puncak misal malam hari. Hal ini dapat menyebabkan peralatan listrik atau elektronik menjadi rusak.


5. Overvoltage

Hal ini kebalikan dari undervoltage . Hal ini akan menyebabkan komputer atau peralatan elektronik menjadi panas dan cepat rusak.

6. Electrical Line Noise / Common Mode Disturbances

Gelombang listrik terganggu sehingga bentuk gelombangnya tidak bersih tetapi seperti berambut. Hal ini terjadi karena gangguan frekuensi radio, petir, Neutral-Grounding pada instalasi listrik jelek, atau bisa juga sisebabkan oleh peralatan listrik atau elektronik yang menghasilkan frekuensi yang tinggi . Gangguan ini dapat menyebabkan error pada harddisk ,dan kerusakan pada hardware komputer.


7. Frequency Variation

Listrik mempunyai dua istilah yaitu tegangan atau voltase dan frekuensi. Jadi Frekuensi variation ini adalah frekuensi listrik yang selalu berubah-ubah. Umumnya di Indonesia frekuensi listriknya 50 Hz. Hal ini dapat menyebabkan hilang data, sistem menjadi crash dan rusaknya peralatan.


8. Switching Transient

Turunnya tegangan secara tiba-tiba dalam waktu kisaran beberapa nanosecond /nano detik . Waktu yang terjadinya lebih pendek daripada sebuah spike dan hanya terjadi beberapa nanosecond. Gangguan ini dapat menyebabkan kerusakan yang terlalu cepat / premature failure.


9. Harmonic Distortion

Gelombang listrik yang terdistorsi sehingga gelombang listriknya kacau tidak sinusoidal lagi. Hal ini dapat disebabkan karena switching power supply, motor listrik seperti pompa air, mesin fax, mesin foto copy dll. Gangguan ini dapat menyebabkan komunikasi data misalnya pada jaringan lan menjadi error, peralatan listrik / elektronik cepat panas, dan kerusakan pada hardware komputer.

CARA MENGATASI GANGGUAN LISTRIK

Pada umumnya gangguan penyaluran energi listrik yang sering terjadi sebagai catu daya untuk beban, berupa peralatan listrik dan komputer yaitu seperti : Listrik padam secara tiba-tiba(blockout), Tegangan dan frekuensi naik turun tidak stabil dan distorsi atau noise.

1. Listrik padam secara tiba-tiba

Yang dimaksud dengan listrik padam secara tiba-tiba (artinya cut-off tanpa pemberitahuan terlebih dahulu), hal ini terjadi pemadaman listrik dari sumber listrik utama dari (PLN), atau pada breaker (MCB) turun karena akibat terjadi beban yang berlebihan atau terjadi (biasanya korslet/hubung singkat). Hal ini perlu dimengerti, apa yang terjadi jika kita sedang bekerja dengan memakai komputer kemudian terjadi pemadaman listrik oleh PLN, atau ada orang yang menyalakan beban yang besar misal dispenser/mesin pendingin ruangan (ac) atau mungkin peralatan welder (alat las listrik) ke sumber listrik yang mengakibatkan breaker (MCB) menjadi turun, atau mungkin ada peralatan listrik yang korsleting misal yang paling sering terjadi pada lampu neon, atau peralatan elektronik semacamnya. Dengan kasus seperti itu kita pasti tahu apa yang terjadi dengan komputer kita yang sedang kita pakai. Akan ikut mati! Data yang sedang kita kerjakan akan ikut hilang (jika belum di save). Juga dapat mengaikbatkan kerusakan hardware (paling sering hardisk menjadi crash).Untuk mengatasi hal ini diperlukan UPS (Uninterruptible Power supply)


2. Tegangan dan frekuensi yang naik turun

Akibat pada sumber listrik yang naik turun (tidak stabil) dapat merusakan pada hardware komputer. Jika terjadi tegangan listrik naik akan menyebabkan power supply pada komputer menjadi cepat panas. Bahkan jika naiknya melebihi kapasitas yang seharusnya, misal tegangan listrik melebihi 240Vac yang seharusnya 220 volt atau terkena petir (tegangan listrik akan melonjak menjadi tinggi sekali melebihi 400V dalam waktu seketika) atau mematikan beban yang berkapasitas besar juga dapat menyebabkan tegangan listrik naik seketika tentu akan mengakibatkan komputer kita akan rusak. Untuk proteksi petir ini sebaiknya mencari ups yang ada surge protectionnya sehingga kalau kena petir yang rusak biasanya surge protectornya sedangkan komputer kita aman. Jika tegangan listriknya turun dapat mengakibatkan komputer menjadi hang karena kurang supply tegangan listrik, juga power supply kita menjadi lebih panas karena akan menarik arus yang lebih besar untuk mencukupi kapasitas VA dari power supply. Turunnya tegangan listrik dapat terjadi sumber listrik utamanya (PLN) sudah tidak mencukupi kapasitasnya, juga dapat juga tegangan turun secara seketika karena menghidupkan beban/peralatan listrik/elektrionik yang berkapasitas besar. Untuk mengatasi hal ini dapat menggunakan stabiliser (AVR) atau UPS (Uninterruptible Power Supply) yang sudah ada AVR dan Surge Protectionnya.


3. Distorsi (Noise)

Pengaruh pada sumber listrik yang terdistorsi umumnya akan mengakibatkan gagalnya proses input/output data pada komputer. Misalnya gagal dalam penulisan data ke harddisk, atau bisa juga dapat mengakibatkan print error dan yang paling sering terjadi yaitu sering tidak koneknya hubungan komputer pada jaringan LAN (biasannya kalau kabel lan berdampingan dengan kabel listrik yang terdistorsi). Penyebab gelombang listrik terdistorsi karena radio transmission yang dibangkitkan oleh peralatan elektronik, misal pemancar radio/televisi, suara pesawat terbang umunya di sekitar bandara, bahkan peralatan komputer atau elektronik itu sendiri menyebabkan distorsi (perlatan elektronik yang mempunyai THDI (Total harmonic distorsion) yang jelek). Untuk mengatasi gangguan ini biasanya memakai power line conditioner atau menggunakan UPS yang berjenis online karena kedua alat ini umumnya terdapat rangakaian penghilang atau pemininimalisir distosi/noise. Sedangkan kalau frekuensi yang naik turun umumnya berpengaruh sekali untuk perlatan yang sensitif seperti peralatan medical dan laboratorium.

Read More..

Jumat, 07 Mei 2010

IDM 5.18 Build 8 full

Internet Download Manager merupakan sebuah pilihan yang sangat tepat untuk kita sebagai Download Accelerator dan Download Manger, Karena dapat meningkatkan kecepatan download ketika anda mengunduh suatu file di internet
Internet Download Manager saat ini sudah pada versi IDM 5.18 Build 8. Dengan versi terbaru ini tentu telah dilakukan beberapa perbaikan dan meningkatkan kinerja Program Internet Download Manager. Jika selama ini anda sudah terbiasamenjadikan IDM sebagai Download Manager, maka rasanya anda perlu untuk melakukan update.


Internet Download Manager 5.18 has a smart download logic accelerator that features intelligent dynamic file segmentation and safe multipart downloading technology to accelerate your downloads. Unlike other download accelerators and managers that segment files before downloading starts, Internet Download Manager segments downloaded files dynamically during download process. Internet Download Manager reuses available connections without additional connect and login stages to achieve better acceleration performance.
Internet Download Manager supports proxy servers, ftp and http protocols, firewalls, redirects, cookies, authorization, MP3 audio and MPEG video content processing. IDM integrates seamlessly into Microsoft Internet Explorer, Netscape, MSN Explorer, AOL, Opera, Mozilla, Mozilla Firefox, Mozilla Firebird, Avant Browser, MyIE2, and all other popular browsers to automatically handle your downloads. You can also drag and drop files, or use Internet Download Manager from command line. Internet Download Manager can dial your modem at the set time, download the files you want, then hang up or even shut down your computer when it’s done.

What’s new in version 5.18 build 8 – Released : Jan 25, 2010 :
  • Fixed several bugs
  • Added Windows 7 support
  • Fixed critical bugs
Petunjuk Install IDM 5.18 Build 8 :
  • Download dan ekstrak IDM v 5.18 Build 8
  • Lakukan proses installasi pada file idman518.exe
  • Jika sebelumnya sudah terinstall IDM versi lama bisa menimpa dan melanjutkan installasi dengan file installer IDM yang baru
  • Setelah proses installasi selesai, tutup/exit program ini. Lihat juga di system tray pojok kanan bawah, apabila masih ada logo IDM klik kanan pilih exit
  • Copy file patch.exe kedalam folder installasi yang biasanya terdapat di : C:\Program Files\Internet Download Manager
  • Kemudian jalankan file tersebut. Jika anda menggunakan Windows vista dan Windows 7, jalankan sebagai Run As Administrator
  • Finished
 DownLoad IDM


Read More..

Kelebihan Google Chrome OS

Inilah Kelebihan Google Chrome OS - Minggu ini Google telah meluncurkan sistem operasi berbasis open source bernama Chrome. OS ini akan segera menyambangi pasar pada musim liburan 2010 mendatang.

Sayang, Chrome OS hanya akan berjalan pada piranti keras yang memang ada kerjasama dengan pihak Google. Tentunya piranti yang cocok adalah sebuah netbook.

"Mungkin piranti yang cocok adalah sebuah netbook, yang memiliki SSD, konektifitas WiFi, serta full size keyboard," ujar Sundar Pichai, Vice President Google untuk manajemen produk, seperti dikutip dari PC World, Selasa (24/11/2009).

Lebih lanjut, Pichai membeberkan 5 keuntungan memakai Chrome OS:

1. Booting yang Cepat
Pichai menyebutkan bahwa Chrome OS sama seperti sebuah televisi saat dinyalakan. Tidak memiliki jeda waktu booting yang lama, karena tak memiliki aplikasi lokal yang membatasi ruang gerak hardware.


2. Masalah Keamanan
OS ini diintegrasikan dengan Chrome browser. Dengan demikian maka selayaknya browser, OS ini akan langsung mengupdate sistem keamanannya secara default. Hal ini masih ditambah lagi dengan penyimpanan data secara fisik dalam storage yang kini dirancang minimalis. Pasalnya semua data dapat disimpan secara online.


3. Dukung Arsitektur X86 dan ARM

Google berjanji untuk mengaplikasikan baik arsitektur X86, ARM dan code-code populer bagi netbook lainnya.


4. Menu Aplikasi
Sebuah aplikasi web yang baru kini dapat ditemui dalam menu aplikasi secara permanen pada Chrome OS ini. Hal ini akan membantu pengguna untuk mencari sebuah aplikasi baru langsung secara online. Selain memudahkan pengguna menu aplikasi ini juga menguntungkan pihak pengembang.


5. Akur dengan Microsoft Office
Walau Microsoft dengan Windows-nya merupakan pesaing berat mereka, namun Chrome OS ini ternyata juga mendukung dijalankannya dokumen office. Saat peluncuran Chorme OS, Pichai juga mendemokan bahwa Chrome dapat membuka sebuah dokumen via Microsoft office live. Microsoft office live adalah sebuah aplikasi web gratis bagi pengguna Windows live.

Saat pengguna membuka sebuah dokumen berekstensi .xls, Chorme OS akan langsung membuka Excel via Microsoft Office Live secara online.

Read More..

Windows 7 USB/DVD Download Tool

When you choose to download most software from the Microsoft Store, you have the option of using Download Manager or downloading from your browser. However, when you purchase Microsoft Windows 7 from Microsoft Store, you have an additional choice to make: whether to download a collection of compressed files or to download an ISO file. An ISO file combines all the Windows 7 installation files into a single uncompressed file.

If you choose to download an ISO file (so that you can create a bootable file from a DVD or USB flash drive), copy your Windows 7 ISO file onto your media and, run the Windows 7 USB/DVD Download Tool. After you do this, you can install Windows 7 onto your computer directly from the USB flash drive or DVD.


Note: When you download the ISO file, you must copy the file onto a USB flash drive or a DVD to install Windows 7. When you're ready to install Windows 7, insert the USB flash drive into your USB port or insert your DVD into your DVD drive, and then run Setup.exe from the root folder on the drive.
The advantage to following this process and creating bootable media is that it allows you to install Windows 7 without having to first run an existing operating system on your machine. If you change the boot order of drives in your computer's BIOS, you can run the Windows 7 installation directly from your USB flash drive or from a DVD when you first turn your computer on. (Please see the documentation for your computer for information about how to change the BIOS boot order of drives.)

  • To install the software, you may make one copy of the ISO file on a disc, USB flash drive, or other media.
  • After you’ve installed the software and accepted the license terms that accompany the software, those license terms apply to your use of the software. The license terms for Windows 7 permit you to make one copy of the software as a back-up copy for re-installation on the licensed computer. If you do not delete your copy of the ISO file after installing the Windows 7 software, the copy of the ISO file counts as your one back-up copy.
If you need to download the software again, you can go to your Download Purchase History in your Microsoft Store account and access the download there.

Installation
To install the Windows 7 USB/DVD Download tool:
  1. Click to open the Windows 7 USB/DVD Download tool installation file.
  2. When you are prompted to either save the file to disk or run it, choose Run.
  3. Follow the steps in the setup dialogs. You'll have the option to specify where to install the Windows 7 USB/DVD Download Tool.
Note: You need to be an administrator on the computer you are installing the Windows 7 USB/DVD Download tool on. The tool requires the Microsoft .NET Framework version 2.0 or higher.
System Requirements

  • Windows XP SP2, Windows Vista, or Windows 7 (32-bit or 64-bit)
  • Pentium 233-megahertz (MHz) processor or faster (300 MHz is recommended)
  • 50MB of free space on your hard drive
  • DVD-R drive or 4GB removable USB flash drive
For Windows XP Users
The following applications must be installed prior to installing the tool:
  • Microsoft .NET Framework 2.0 must be installed. It can be downloaded here. 
  • Microsoft Image Mastering API v2 must be installed. It can be downloaded here. 
Using the Windows 7 USB/DVD Download Tool
Before you run the Windows 7 USB/DVD Download Tool, make sure you have already purchased the Windows 7 ISO download from Microsoft Store and have downloaded the Windows 7 ISO file to your hard drive. If you have purchased Windows 7 but have not yet downloaded the ISO file, you can download the file from your Microsoft Store Account.
To make a copy of your Windows 7 ISO file:

  1. Click the Windows Start button, and click Windows 7 USB/DVD Download Tool in the All Programs list to open the Windows 7 USB/DVD Download Tool.
  2. In the Source File box, type the name and path of your Windows 7 ISO file, or click Browse and select the file from the Open dialog box. Click Next.
  3. Select USB Device to create a copy on a USB flash drive or select DVD disk to create a copy on a DVD disk.
  4. If you are copying the file to a USB flash drive, select your USB device in the drop-down list and click Begin copying. If you are copying the file up to a DVD, click Begin burning.
When your Windows 7 ISO file is copied onto your chosen media, install Windows 7 by moving to the root folder of your DVD or USB flash drive, and then double-click Setup.exe.

Read More..

Kamis, 06 Mei 2010

Cara Menghapus Virus Conficker/Sality

Yang pasti :
1. Lakukan rutinitas update Microsoft Patch Anda pada link berikut ini :

Virus alert about the Win32/Conficker worm
The Microsoft Windows Malicious Software Removal Tool helps remove specific, prevalent malicious software from computers that are running Windows 7, Windows Vista, Windows Server 2003, Windows Server 2008, Windows XP, or Windows 2000

Silahkan lakukan update patch untuk MS08-067

2. Download Conficker/Sality Removal tool seperti :

Sophos
Norton
AVG
BitDefender

3. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet

4. Matikan system restore (Windows XP/Vista)

5. Matikan proses virus yang aktif pada services (Task Manager). Gunakan removal tool dari hasil download untuk membersihkan virus yang aktif.

6. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.

7. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:\WINDOWS\Tasks)

8. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini:

[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Prima Partner Infotek
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer \Advanced,
Hidden, 0×00000001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer \Advanced,
SuperHidden, 0×00000001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer \Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0×00000001,1
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0×00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0×00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0×00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0×00000002,2
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters , TcpNumConnections
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama ‘repair.inf’, lalu ‘Save As Type’ menjadi ‘All Files’ agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.

9. Sementara untuk file yang aktif pada startup, Anda dapat mendisable melalui ‘msconfig’ atau dapat mendelete secara manual pada string: ‘HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run’

10. Kemudian setelah itu install AV seperti avast atau avira

Selamat mencoba, semoga membantu.

Read More..
seo tools

Is your web page optimized? Test it now:

  URL:
(Example: www.domain.com)
  Keyword: